SHOPPING CART

close
Ayo Gabung Jadi Universalscout, Bumikan Satya Darma Pramuka Tanpa Batasan Ruang dan Waktu

Dia Cinta tapi Aku Tidak

Apakah kamu menghadapi dilema, dia cinta tapi aku tidak? Jika iya, maka kamu tidak sendiri, banyak sekali dimuka bumi manusia yang menghadapi dilema ini, dia cinta tapi aku tidak.

Cinta memang tidak bisa dipaksa, cinta tumbuh dengan sendirinya. Enak kalau cinta yang ada itu sesuai dengan harapan kita, dia cinta kita juga. Tentu tak akan muncul masalah yang rumit. Namun, bila yang terjadi tak seperti itu, melainkan hanya sebelah, tentu akan sedikit repot, apalagi jika kita ingin tetap berbuat baik agar tak menyakiti hatinya. Dilematis. Ditolak nanti dikira kita jahat, diterima tapi kita lo tak cinta. Nah, bagaimana nih solusinya,… haha

Sebelum menjawab ada baiknya kita merenung dulu, kenapa kita menolak dan kenapa dia cinta. Jika dia selama ini sudah bersama kita, dan kita bisa memperbaiki hidup dengan keberadaan dia, tapi saat dia menyatakan cinta kita menolak dia, sungguh kita harus siap kehilangan tongkat penopang kita saat terpuruk dulu.

Bila kamu pernah mendaki gunung, lalu jatuh dan susah jalan.. lalu menemukan kayu, dan dengan kayu itu kamu bisa pulang dimana setelahnya kamu buang kayu itu di tempat sampah, kira-kira seperti begitulah ibaratnya sikapmu padanya.

Apa salah? Oh tidak, setiap orang punya hak untuk mengambil suatu tindakan sesuai keinginannya. Cuma, dari situ kita harusnya sadar, type seperti apakah diri kita hehe…

Lain cerita jika yang cinta sama kamu ini hadir ujug-ujug atau ada karena sengaja mengajar-kejar kamu tanpa kamu pernah bersama melewati jalan susah dengannya. Kamu bisa menolak baik-baik jika tak suka dan menyampaikan secara terus terang bagaimana keadaan hati dan fikiranmu.

Saya sih lebih menyarankan kamu menerima orang yang telah bersama kita disaat kita suka dan duka, orang yang tetap ada untuk kita meski kita melukainya. Analisanya mudah gak pakai rumit. Ia cinta kamu hingga rela melakukan apapun untuk kamu.

Ah semuanya juga begitu kalau cinta!

Hahaha… yakin?

Kalau semuanya begitu pasti akan dengan mudah dong kami-kami menemukan orang seperti itu, atau pasti kamu juga dengan mudah menemukan orang lain seperti dia. Padahal disaat kamu dulu terpuruk, adakah orang yang begitu siap disisimu? Kenapa kata-kata “ah semuanya juga begitu kalau cinta” tidak kamu ucapkan saat kamu terpuruk dulu… dan kamu begitu percaya bahwa dia mampu membantumu…

Saat kita telah keluar dari bencana, kadang kita ini jadi pongah dan lupa bagaimana saat dulu berkutat didalamnya. Wajar, jika orang yang cinta kita melakukan apapun untuk kita, apalagi kita yang pinta. Yang tak wajar adalah sikap kita sendiri yang membatu dan tak memahami arti cinta yang tulus.

Dalam doa kita sering berdoa untuk mendapatkan hidup yang baik, dan Tuhan pun mengabulkan. Tapi karena hati kita yang buta, hingga kita menganggap jawaban Tuhan tak seperti harapan kita, dan kita memilih sendiri jawaban itu. Jadi jangan salahkan Tuhan, jika kemudian ada apa-apa lo yaa..

Memang bagaimana sih cinta yang tulus?

Pertama
Cinta itu memotivasi kita untuk menjadi lebih baik dan rela melakukan apapun agar yang kita cintai menjadi lebih baik, bahkan bila pun itu harus membuat hati kita sendiri sangat sakit. Selama itu tak melawan kebaikan, tetap akan ditempuh. Beruntunglah yang punya orang dekat seperti ini, karena jumlahnya langka. Ini serius.

Banyak orang mampu jatuh cinta, berkorban untuk yang dicintainya bahkan melakukan apapun untuk itu, namun sangat sedikit yang mampu bertahan dalam badai hanya untuk mengantarmu ke puncak sukses. Lihatlah, banyak orang yang berpacaran atau menikah berpura-pura tegar hanya untuk membuat pasangannya bahagia, namun saat pasangannya itu melakukan hal yang menjadikan dia seperti tak berguna, misal diduakan, dibohongi dan lain-lain, mereka akan marah lalu selesailah hubungan itu.

Orang yang punya cinta tulus akan bertahan dalam badai seperti itu, membantu dan menunggumu untuk menyadari keadaan sesungguhnya. Adakah banyak orang seperti ini? Jawablah sendiri sesuai pengamatanmu..

Kedua
99% Cinta tulus itu kadang hadir saat kita tak ada cinta atau kita tak menyadari hadirnya cinta, namun kita menikmati indahnya kebersamaan itu. Ini bukan indahnya kebersamaan saat bahagia atau tentang persahabatan, sebab persahabatan bisa putus ketika ada konflik, kebanyakan orang bersahabat tanpa pernah mikir apapun jadi nothing to lose. Orang-orang sering bilang bahwa sahabat dan teman tak akan mudah digantikan, tak seperti kekasih. Sungguh ini perbandingan yang tak sepadan… sama dengan membandingkan batu dan berlian.

Kita bisa dengan santai dan tanpa pikiran dengan batu, namun kita akan sangat emosional dengan berlian.

Mari kita berkaca..
Sangat banyak hubungan yang langgeng sampai tua, namun hubungan mereka hanyalah sandiwara.

Ah yang penting tidak berpisah.

Yup itu benar, yang penting tidak berpisah. Namun tak ada artinya kebersamaan itu. Tetap saja ‘sendiri-sendiri’. Kalau begitu kenapa dulu gak sama orang yang tidak dicinta, kenapa harus milih yang disukai, kalau akhirnya sama yang dicinta juga berjalan sendiri-sendiri?

Kesimpulannya…
Saat dilema ‘dia cinta tapi aku tidak’ datang, merenunglah. Pikirlah yang panjang dan dalam. Buka lagi lembaran-lemabaran sejarah kamu dengan dia. Jika dia adalah sosok yang hadir dengan hening atau dengan penuh cinta, dimana cintanya itu pernah membuatmu keluar dari masalah dan menjadikan dirimu lebih baik, dan kamu suka dengan keadaanmu saat ini… hingga kemudian ia akhirnya bilang cinta sama kamu, dan kamu jadi tak suka maka berhati-hatilah dengan hatimu, sebab hatimu sedang menjerumuskanmu pada masalah yang lebih panjang.

Selanjutnya, telitilah kenapa ia cinta sama kamu, dan untuk apa ia cinta sama kamu. Jika ia tak punya jawaban jelas, dan hanya memperturutkan hawa nafsu sementaranya, maka kamu boleh menolak. Namun bila apa yang ia lakukan untuk hal yang jauh lebih baik sesuai petunjuk Tuhan Yang Maha Esa, sebaiknya jangan kamu sia-siakan atau kamu akan menyesal nantinya.

Kebahagiaan di dunia ini sangat mudah diperoleh, namun kebenaran, kebaikan dan ketulusan sangatlah langka. Kamu ingin membangun kebersamaan untuk bahagia ditahun-tahun pertama atau selamanya?

Tags:

0 thoughts on “Dia Cinta tapi Aku Tidak

Leave a Reply

Your email address will not be published.