SHOPPING CART

close
Ayo Gabung Jadi Universalscout, Bumikan Satya Darma Pramuka Tanpa Batasan Ruang dan Waktu

Pandangan Hidup Sang Penggembala Api

Kisah Sang Penggembala Api. Hai sobat pembaca semua….Terima kasih untuk kalian yang masih mau meluangkan waktu untuk membaca artikel yang bukan apa-apa ini.

Pada kesempatan ini aku akan menceitakan sedikit tentang sang gembala sapi ini, eh eh eh maksudnya gembala api. Kalian pasti penasaran siapa itu sang gembala api kan? Sang gembala api itu adalah…… aku. Itu adalah ungkapan hati yang kusampaikan melalui sebuah perumpamaan.

Sekarang sekolahku adalah SMP Negeri 1 Prambon yang beralamat di Ds. Watudandang Kec. Prambon Kab. Nganjuk. Aku duduk di kelas 8-1 yang katanya adalah kelas unggulan. Memang kami masuk kelas 7-1 melalui test, tapi tidak sepenuhnya kelas kami unggul dari kelas yang lain. Bagiku kelas ini selalu dikucilkan, karena letaknya yang dipisah dari kelas 8 yang lain. Tempatnya jauh dari kantin, namun dekat dengan toilet. Kami maunya mencium aroma makanan, bukan aroma toilet yang mengiurkan, hehehehe….

Ketika naik ke kelas 8, aku mendapat kesempatan untuk menjadi pengurus dewan penggalang dengan jabatan wakil pratama putra (bukan pamer). Tapi tanggung jawab kami para dewan galang sangat besar. Apalagi se-agkatanku para anggota paskhaspram saat ini sedang mengadakan project Rp. 20 juta dari pembina kami. Sebenarnya kami tinggal menjalankan saja, because cara untuk mendapatkan uang tersebut sudah di carikan oleh pembina kami. Mulai dari mengumpulkan Bitcoin, Litecoin, Dogecoin, aplikasi WHAFF, dan sekarang kami mengumpulkan dan membayar Rp. 50.000 per Bulan dari masing- masing regu project sampai bulan Desember 2017 nanti. Sebagai imbalannya, kami anggota paskhaspram kelas 8 akan mendapat Scout Dragon Badge.

Seperti semua hewan, eh maksudnya semua orang, saya juga punya hobi. Yang tak lain adalah bulutangkis. Aku mengenal permainan ini sejak kelas 4 SD. Yaaaa kalian tahulah bagaimana anak kecil bermain, kan? Masih semaunya sendiri. Tapi setiap ada pertandingan bulutangkis di tv, aku tak pernah melewatkannya. Sekarang ada tempat latihan bulutangkis di depan rumahku. Hampir setiap hari bermain, apabila tidak hujan. Dan itupun kulakukan saat malam hari, sekitar jam 08.00-12.00 malam. Tapi hasil bermain seperti itu belum apa-apa. Kalau terlalu lelah, jadi nge blank. Dan shuttle cock sering terlewat, jadi konyol deh…..

Itulah sedikit ceritaku. Asalkan kalian tahu, teman memang berpengaruh terhadap kehidupan ini, terima kasih untuk kalian teman-temanku, love you guys. It’s been a long day with out. Khususnya kelas 8-1, you my friend. Thanks guys, with out you i want to go out from this world. Don’t be the best, but always give the best.

Baiklah sebelum saya jadi makin laper, eh maksudnya makin baper. Nantikan cerita dariku, tidak tahu nanti kisah ayah saya, loh salah lagi. Maksudnya dari siapa lagi. Well, siap-siap penasaran ya???????

Tags:

0 thoughts on “Pandangan Hidup Sang Penggembala Api

Leave a Reply

Your email address will not be published.