SHOPPING CART

close
Ayo Gabung Jadi Universalscout, Bumikan Satya Darma Pramuka Tanpa Batasan Ruang dan Waktu

Komunitas Motor, What For?!

Hari-hari ini semakin banyak komunitas motor terbentuk. Mulai dari yang motor asli sampai modifikasi. Mulai dari yang full safety sampai yang taruhan mati. Mereka acap kali menggelar even dari pagi sampai pagi kembali. Berduyun-duyun bareng-bareng dengan semangat solidaritas tinggi, memacu kendaraan dijalan kadang tanpa peduli, dianggapnya jalan ini adalah miliki mereka sendiri. Ironi.

Kadang kami berfikir, apa gunanya komunitas seperti ini. Bila ditimbang antara manfaat dan kemudharatannya, masih terlalu berat kemudharatannya. Bayangkan, dengan aksi mereka, jalanan yang sudah sesak makin sesak, lalu lintas semakin padat dan mengerikan, mereka kadang sangat arogan, saat semua berusaha jaga diri, mereka menerobos seenaknya sambil meminta pengguna jalan lain menepi, padahal apa sih urgensi komunitas ini, apakah mereka sepenting mobil damkar atau ambulans yang memeng betul-betul bertaruh waktu untuk keadaan emergency.
Padahal, acara komunitas motor hanyalah muter-muter. Iya, Cuma muter-muter. Lalu berhenti, kongkow-kongkow dilanjutkan lagi muter-muter.

Sahabat komunitas motor, alangkah bijaknya bila motor-motor kalian dipakai seperlunya. Bila ada kumpul komunitas, berkendaralah yang baik dan tertib serta santun biasa saja. Janganlah kalian adigang, adigung lan adiguna. Sebab niat kalian pasti baik, ingin bersilaturahmi dengan teman-teman komunitas. Jadi lakukanlah dengan baik pula agar masyarakat ini respek dan tak malah sebaliknya, sangat tidak bersimpati.

Ini hanyalah sebuah tulisan pengingat untuk sahabat-sahabat komunitas motor atau juga mobil yang sering bersikap berlebihan dijalan. Semoga bisa lebih baik. Untuk bapak-bapak polisi lalu lintas, mohon mbok ya o komunitas yang mengganggu ditertibkan perjalanannya, dan bila ada yang melanggar di tilang. Jangan malah yang orang biasa-biasa saja ditilang karena tak punya kawan, sedang yang bergerombol bareng-bareng, melanggar aturan bareng-bareng justru dibiarkan bebas melenggang an membuat jalanan menjadi tempat yang jauh dari nyaman.

Tags:

0 thoughts on “Komunitas Motor, What For?!

Leave a Reply

Your email address will not be published.