SHOPPING CART

close
Ayo Gabung Jadi Universalscout, Bumikan Satya Darma Pramuka Tanpa Batasan Ruang dan Waktu

Kisah Mistis Sewu Dino

Kisah Mistis Sewu Dino topik yang menarik untuk kita bicarakan sebab seperti kisah-kisah mistis lainnya yang selalu menggugah rasa penasaran dan keingintahuan kita yang awam dengan dunia dan perkara ghaib. Sampai kapanpun hal-hal demikian akan selalu menarik, baik bagi yang pemberani maupun penakut, sebab namanya juga ghaib dimana tak ada yang tahu perkaranya kecuali Allah Yang Maha Esa. Demikian pula dengan Kisah Mistis Sewu Dino meskipun kita tahu detil ceritanya malah mungkin jadi pelaku secara khusus yang mengamati dengan mata kepala sendiri sebenarnya tetap saja hal tersebut yakni ghaib dan belum tentu demikian adanya, lha kok? Iya memang demikianlah adanya. Untuk itu tulisan ini kami tulis guna membuka dan menyadarkan diri kita dan semua mengenai hakikat nyatanya bagaimana sih.

Kisah Mistis Sewu Dino

Hal dasar yang harus kita sadari ketika mengetahui atau berkisah tentang hal mistis ialah tak ada satupun yang tahu bagaimana sebenarnya wujud atau maksud dari keadaan hal yang demikian kecuali hanya Sang Maha Pencipta, sebab demikianlah memang urusan perkara ghaib itu adanya. Sehingga janganlah kita terjebak dalam justifikasi atau penafsiran yang justru alih-alih merupakan kebenaran namun justru itulah yang diinginkan mereka mahkluk ghaib guna mengganggu dan menyesatkan kita.

Meskipun kita ngga tahu bagaimana sebenarnya yang terjadi namun secara pola dan model fenomena ini sama. Kalau kita jeli dan banyak membaca hal-hal mistis maka para ghaib ini memiliki model yang sama dimana mereka memainkan aksi guna mempengaruhi persepsi kita akan keberadaan mereka, dengan target utama ialah membuat kita berpikir bahwa mereka lebih hebat, menakutkan, sangar bahkan berkuasa dibanding yang lain pun mungkin Tuhan itu sendiri. Betul! Hal ini dapat kita temukan pada kasus-kasus dimana para mahkluk tak kasat mata ini ngga bergeming malah bisa menirukan bacaan surat dalam Al-Qur’an maupun doa-doa kita, dan uniknya kadang justru dengan benda mistis lainnya dia mau pergi.

Bagaimana kok bisa begitu ya? Jadi pernahkah anda main drama atau bekerjasama dengan teman buat ngerjain kawan yang lain, satunya pura-pura jahat, satunya pura-pura jadi penolong? Nah demikianlah pula yang terjadi dalam keadaan hal yang demikian, kita kan tidak tahu bagaimana dan apa yang terjadi dalam dunia ghaib itu. Oleh sebab itu dalam agama kita dilarang untuk bekerja sama dengan jin atau mahkluk tak kasat mata ini sebab mereka itu penuh tipu daya, meskipun ada juga jin yang baik atau beragama, namun tetap saja kita akan tertipu oleh mereka.

Jin sendiri artinya tidak nampak. Maka segala sesuatu yang tidak nampak itu dinamakan jin. Secara definisi wujud jin ngga disebutkan secara jelas, oleh sebab itu kita yang pernah mengalami atau membicarakan hal mistis seperti Kisah Mistis Sewu Dino ini umpamanya pula, sesungguhnya ngak benar seandainya menyebut wujud jin sebenarnya ialah seperti sosok A atau B. Wujud yang mereka tampakkan pada manusia itu bukanlah wujud autentik mereka, sebab mereka bisa borganta-ganti wujud sesuai maksud dan kehendak mereka sendiri.

Jadi misal anda ketemu dengan mahluk pocong, jangan anda berpikir demikianlah wujud autentik mereka. Apa yang mereka tampakkan hanyalah trend. Iya, betul itu hanyalah trend sesuai lokasi atau keadaan yang populer ditempat tersebut. Kalau ngak percaya, pernahkah anda menemukan atau mendengar wujud hantu pakai jas ditengah rimbun pohon bambu? Paling banyak yang ada di pohon bambu ialah sosok pocong, kuntilanak, sundel bolong, genderuwo dan sejenisnya termasuk wujud binatang. Sementara hantu yang berjas atau kisahnya sering timbul di daerah yang disitu memang ada budaya atau bekas budaya demikian, misal gedung kuno, area perkantoran, makam orang-orang yang sering pakai jas dan sejenisnya.

Dari keadaan ini maka kita paham bahwa para jin ini menciptakan suasana mistis juga mengikuti trend atau juga lokasi dimana dia akan mewujudkan dirinya. Sehingga bila anda merunut kisah tentang Kisah Mistis Sewu Dino maka demikian pula yang akan anda temui. Wujud dan kisah yang mereka tampilkan akan menyesuaikan dengan dimana mereka ada.

Hal-hal mistis di daerah pegunungan pasti berhubungan dengan keangkeran dan pantangan yang berujung pada tersesat atau hilang. Sedang hal mistis yang ada di daerah pesisir atau perairan seperti sungai, danau atau telaga biasanya pelanggaran akan berujung pada hilang tenggelam. Dan di daerah darat seperti rumah angker, petilasan dan sejenisnya berujung pada gila atau sakit. Dan untuk wilayah perkebunan biasanya akan kesurupan atau kalau anak hilang di bawa mahkluk ghaib.

Sebenarnya andaikata kita lihat secara logis, kejadian hilang atau tenggelam itu belum tentu kerjaan jahil dari mahkluk ghaib sebab memang resiko kegiatan di alam liar kalau tidak tahu medan atau ada situasi sulit krusial ya hilang tenggelam sekiranya di perairan dan tersesat atau masuk jurang kalau di pegunungan atau hutan.

Sementara kasus kesurupan, gila atau hal-hal yang mengganggu psikis dengan tanda-tanda histeris atau lepas kontrol ini juga belum tentu kerjaan mahkluk ghaib, kecuali sebelumnya dia baik-baik saja terus berubah drastis. Sekiranya sebelumnya dia memang telah stress atau tertekan maka histeris atau lepas kendali bisa jadi disebabkan dilema mentalnya tersebut.

Kisah Mistis Sewu Dino

Disisi lain, banyak kita yang berhalusinasi atau juga salah menafsiri fenomena yang kita temui di area nan disebut angker tersebut. Kemudian kesalahan tafsir ini kita ceritakan ke orang lain, dan oleh orang itu diceritakan lagi kepada orang lain dengan ditambahi cerita lagi, nah ini sudah semakin bias dan berlebihan kadang. Dan juga belum tentu cerita yang kita dengar dari orang yang berkisah mistis itu riil terjadi, bisa juga karangan dia, biar mendapatkan sensasi atau dianggap linuwih.

Banyak hal yang sebenarnya belum tentu hal mistis itu semistis faktanya, meskipun memang mahkluk tak nyata atau jin itu memang suka menjalankan hal-hal tipuan guna menggoda manusia agar dia mengagungkan mereka dan lupa akan Tuhan Yang Maha Esa. Kok bisa mengangungkan mereka?

Bisa kok. Simpelnya begini. Misal ada kisah atau anda mengalami sendiri diculik atau masuk ke dunia tak kasat mata itu, dan mengamati hal-hal yang megah atau mengerikan, kemudian anda merasa takut atau takjub, sehingga menganggap itu wah, maka mudah sekali bagi iman ini tergelincir. Seharusnya waktu kita mengalami hal ini umpama, maka reaksi kita ya biasa saja, wong itu juga mahkluk Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak ada yang luar biasa, wajar-wajar saja kok, kalaupun takjub itu takjubnya kepada Allah tentang betapa Maha Kuasa Dia menciptakan mahkluk yang unik ini.

Dan jangan takut sama mereka. Memang secara naluri kebanyakan kita cenderung takut kepada hantu, hal ini dikarenakan bukan semata wujudnya yang hancur tetapi juga karena kita jarang atau tidak pernah sama sekali memandang mereka dan mengetahui keberadaan mereka. Jangankan hantu, sesuatu yang tiba-tiba kan juga kerap membuat kita terkejut atau kaget pun histeris.

Jadi umpama kita telah terbiasa berinteraksi dengan mereka sebenarnya rasa takut itu akan hilang dengan sendirinya. Jadi bila anda sering diganggu atau berinteraksi dengan mahkluk ini maka sesungguhnya yang mistis-mistis itu ngga ada. Sehingga anda pun akan menganggap kisah seperti Kisah Mistis Sewu Dino ini pun biasa saja, dan malahan bisa menjelaskan dengan lebih terang dan ilmiah.

Maka ketika kita melakukan kegiatan jangan merasa khawatir dengan hal-hal mistis. Ini bukan berarti kita sembrono atau malah tak berakhlak. Sesungguhnya berakhlak atau tak ini tak ada hubungannya dengan sikap kaum mistisme menculik seseorang, karena sebenarnya itu sih suka-suka mereka, dan problem bermoral atau ngga itu benar-benar relatif, apalagi tujuan hidup para jin apalagi syaitan kan menyesatkan manusia. Lah melainkan, buktinya mereka tetap menculik?

Kembali ini ialah startegi mereka, bagi membuat manusia merasa lebih menghormati gunung atau lokasi dimana mereka menimbulkan kosnpirasi ketimbang tempat ibadah atau sosial kita. Lihat saja bahwa banyak orang lebih mengeramatkan situs-situs atau gunung dan laut ketimbang tetangganya sendiri atau bahkan masjid dan suraunya.

Ketahuilah bahwa orang tua, keluarga, saudara malahan tetangga itu lebih keramat ketimbang area mistis itu. Kita ini acap berbuat tidak patut pada mereka saja santai, malahan kadang malah ngegas, ngak merasa bersalah sama sekali, lha kok sama tempat keramat kita takut. Banyak manusia yang meninggalkan sholat saja santai, melainkan ditempat keramat malah nunduk-nunduk taat dan jaga sikap. Lha ini kan sudah jelas salah kaprah, yang artinya tujuan para mahkluk itu sukses menjerumuskan manusia bagi takut pada sesuatu yang justru tak memberi manfaat apapun.

Kisah Mistis Sewu Dino

Intinya meskipun anda tertarik dengan kisah seperti Kisah Mistis Sewu Dino atau apapun itu yang berbau mistis, yang perlu anda sadari bahwa terlepas benar tidaknya kejadian atau kabar itu sesungguhnya tak ada yang perlu anda takuti atau dianggap wow. Semua biasa saja, seperti kejadian kucing tetangga mengambil ikan asin di rumah anda, hal biasa kan namanya juga kucing dan tak tahu adab. Pesan saya, seandainya anda berbuat baik di tempat mistis mungkin saat anda rekreasi atau berpetualang, maka seyogyanya jangan karena anda takut diapa-apain atau digimanain oleh mahkluk tersebut, melainkan memang anda sudah terbiasa baik dan akan selalu baik dimanapun anda berada. Jika memang anda harus ‘mengeramatkan’, maka keramatkanlah orang tua, saudara dan tetangga sekitar ketimbang anda mengeramatkan jin. Tak ada yang perlu ditakuti dan dianggapa wow kok, selain Allah SWT yaa.

Demikian sharing kami tentang kisah mistis dan bagaimana persepsi yang seharusnya sesuai tuntunan agama dan kejernihan yang ada. Lakukan kegiatan alam terbuka anda dan teman-teman dengan baik, tetap taqwa kepada Tuhan YME, bhakti pada orang tua, berbuat baik pada sesama dan alam semesta dengan tetap taat pada aturan yang berlaku. In syaa Allah semua akan baik-baik saja. Aamiin.

Tags:

0 thoughts on “Kisah Mistis Sewu Dino

Leave a Reply

Your email address will not be published.